Semesta Butuh Tawamu

:untuk Aretha Gendis Nareshwari

Langkah-langkah kakimu berdenting, mengajak gemintang menari-nari. Nona bulan perak yang termenung pun tersenyum memandangi gelak tawamu. Dan malam menjadi lukisan paling agung bagi semesta pikiranku bersama lelapmu.

Menatap wajah mungilmu, meyakinkan aku bahwa sebagian surga telah jatuh ke bumi; Di lengkung senyummu, di pendar matamu, di ranum pipi bulatmu, di seluruh kamu.

Tidurlah, tidur, gadis kecil kesayangan. Esok hari baru, berlari-larilah menari-narilah kembali. Semesta butuh tawa riangmu.

**
Selamat ulang tahun yang ke-2 Kak Gendis”

2 thoughts on “Semesta Butuh Tawamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s