Mencintai Bibirmu

                                            – Kepada Dian

Laba-laba begitu mencintai bibirmu
Aku, serangga malang yang terjebak di jaring-jaring yang mereka sulam di bibirmu.
Serangga malang yang menunggu mati.

Aksara-aksaraku jadi prajurit yang khianat
Ia pun sama, mencintai bibirmu
Panglima yang malang, tersandra di antara gemingmu
Geming yang membikin kepala pening.

Sebab sama, aku pun mencintai bibirmu.
Bibir yang dulu banyak mengumandangkan suara
Bukan diam, lalu mencipta luka.

2 thoughts on “Mencintai Bibirmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s