Trimasketir

Kepada sahabat terbaik, Kuncung dan Legho.

Awalnya gue malas menuliskan kalian di #30HariMenulisSuratCinta, dan lagi pula kemarin gue udah sempat buat outline tema #30HariMenulisSuratCinta untuk sebulan. Tapi berhubung gue lagi kangen kalian, khususnya lo, Cung. Jadi dengan amat terpaksa gue musti dan kudu menuliskan ini di hari pertama. Oia, sorry, Gho, bukan gue nggak kangen sama lo. Lo sih gampang dicarinya, gue punya kontak lo. Sementara si Kuncung, buset, udah nyaris sepuluh tahun lost contact.

Btw, ini pertama kalinya gue menulis surat untuk cowok dan isinya perihal kangen. Jangan ketawa kalian!

Three musketeer atau Superman is Dead, masih inget kalian dengan julukan itu yang diberikan si Esthie pada kita saat SMA dulu. Hahaha… Abisnya ke mana-mana selalu bertiga. Etapi setelah si Legho bawa motor, cuma lo sama gue, Cung, pulang sekolah bareng. Dan sialnya, gue cuma jadi laler ijo setelah lo, Cung, jadian sama Suji. Pffftt… nemenin orang pacaran.

Jujur, Cung, gue sempat kaget waktu lo jadian sama Sujinah. Bukannya lo lagi PDKTan sama Nurfahmi. Ah, dasar lo, Leboy… Iya, nggak kayak gue. Nembak Syarifah sampe belasan kali ditolak, tetap aja nggak kapok. Lo inget, Cung, waktu gue minta dianterin ke rumahnya Syarifah. Tapi pas di depan rumahnya gue nggak berani dan ngajak pulang, dan lo ngomelin gue. Benar, Cung, gue cemen. Sampai sekarang gue masih cemen. Masih nggak berani dan grogi kalo deket sama cewek yang gue suka.

Eh, iya, gimana kabar lo? Udah kawin? Eh, si Legho udah kawin ya. Gue baru tahu. Tuh anak nggak ngundang gue lagi. Etapi, mungkin karena jauh ya kali. Dia kawinnya sama Indah ya, sesama ‘Catur and The Gank’, padahal dulu ngebet banget sama si Opi. Catur and The Gank; lo, Legho, Opi, Indah, Efa, Nurika, BJ syarief, dan Yoppie. Gue juga kangen mereka..

Cung, gue sama sekali nggak punya kontak lo. Di sosial media pun gue nggak tau akun lo. Gilak, nyaris sepuluh tahun, men. Terakhir ketemu itu tahun 2006 di Daan Mogot Mall bareng Damayanti dan Shinta. Kalo lo baca surat ini, Cung. Atau siapa pun membaca surat ini. Tolong sampaikan, sahabatnya yang cemen ini kangen mampus sama dia. Gue kangen ngobrol banyak sama lo tentang berbagai macam masalah hidup. Ngobrol seperti dulu di kedai es susu kacang ijo setelah pulang sekolah. Gue nggak punya banyak teman, bisalah dihitung dengan jari. Di antara teman-teman gue itu, gue bisa bilang lo sahabat terbaik gue, pun si Legho. Suatu saat, paling nggak sebelum gue pikun atau mati, gue ingin ketawa-ketiwi bareng sama lo dan Legho. Melakukan hal-hal konyol atau apalah yang bisa kita ketawain bareng. Semoga aja Tuhan memberikan gue kesempatan itu.

Sahabat lo yang cemen,

Catur Indrawan.

2 thoughts on “Trimasketir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s