Bidadari Penyelamat

Aku mengenangmu sebagai senja, sesuatu yang indah yang datang sekejap di pelupuk mata sebagai sebuah peristiwa paling puitis. Aku tak tahu dari mana asalmu, dari sistem bintang Orion atau dari sistem bintang Polaris? Atau kau datang dari semesta yang entah?! Kehadiranmu dalam hidupku telah membuat semua hal jadi tak biasa. Ya, sebab kau luar biasa! Senyummu, obat paling mujarab bagi segenap luka yang betah tinggal. Sadarkah kau, kau bidadari penyelamat? Kusarankan sesekali coba kau dengarkan lagu Bidadari Kesunyianyang dibawakan grup musik Ahmad Band, kau Bidadari serupa seperti sosok di dalam lagu tersebut.

Aku akui, kita memang tidak dapat bersama. Oups, bukan, bukan tidak dapat. Aku lebih suka mengganti kata tidak dapat dengan kata tidak mungkin. Karena kata tidak dapat, kesannya aku bisa menentukan takdirku sendiri. Sementara kata tidak mungkin masih mempunyai banyak peluang untuk meleset dari perkiraan yang kita kira semula. Ya, kita tak mungkin bersama. Namun demikian, hal itu tak lantas menggagalkan kau menjadi sesuatu yang benderang di ruang dalam ingatanku. Sebabnya hingga sampai tulisan ini aku tuliskan, aku tetap menjaga nyalamu. Tak kubiarkan bangunan apapun berdiri dalam ingatanku yang dapat mengganggu sinarmu.

Kau memamg sepatutnya tak lagi perlu mengkhawatirkanku. Berbahagialah dengan hidupmu yang kini telah sempurna. Dua permata kecil dalam hidupmu telah kaugenggam. Permata-permata yang kuyakini kelak akan menjadi bintang paling terang di langit utara. Bintang yang sentiasa memandu para pelaut berlayar dan pulang. Sebab itu kukatakan, kau tak lagi perlu mengkhawatirkan aku. Belantara malam tak akan lagi menyesatkan pelayaranku. Percayalah.

Surat ini untuk kamu, perempuan yang bola matanya adalah tempat paling indah untuk memulangkan kerinduan. Meminjam bait terakhir puisi Pemberian Tahu milik Chairil Anwar: Kita berpeluk ciuman tak jemu, rasa tak sanggup kau kulepaskan. Jangan satukan hidupmu dengan hidupku. Aku memang tidak bisa lama bersama. Ini juga kutulis di kapal, di laut tidak bernama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s