Kepada Agatha

Entah angin apa yang membawaku ke dalam petualangan merindukanmu. Namun perlu kau tahu, Agatha, pagi tadi pias srengenge yang menelusup ke dalam kamarku melalui kisi-kisi jendela mengingatkanku pada sebaris puisi yang kau tulis di peron stasiun. “Mencintaimu seperti langit di bulan Juni, seberapa banyak hujan yang terjatuh dengan tabah di sana, takkan memurungkan mentari.” Sebaris bait yang tanpa sengaja terbaca olehku. Pagi ini, di pertengahan bulan basah, aku masih mengangankan menjadi langit di bulan Juni yang kau cintai itu. Apakah aku berlebihan Agatha?

Agatha, benarkah waktu dapat memakamkanmu dalam ingatanku? Benarkah hujan dapat menutupi luruh rindu padamu? Benarkah semua yang kautuliskan dalam puisi-puisimu untukku bisa membuatku jauh lebih bahagia? Agatha, aku lelah mempercayai tiap kata yang terluah dari bibir-bibir kita. Sebabnya saat itu, saat di peron itu, aku lebih gemar menatap mata coklatmu yang serupa biji almond. Di sana aku menemukan lebih banyak kata yang tak mampu kauucapkan, bahkan melalui puisi-puisimu.

Agatha, semusim telah berlalu semenjak punggungmu tertelan gerbong kereta senja. Dan saat itu pula, merindukanmu menjadi sebuah serial petualangan baru bagi degubku. Dan kau pencuri itu, Agatha. Kau mencuri tiap waktuku untuk mengangankanmu.

Kapan kita bersama sama lagi? Membagi senja di pelataran gereja atau membelah malam dengan gumam saling memimpikan. Entah angin apa yang membawaku kembali ke dalam petualangan merindukanmu. Mungkin karena kau pencuri yang pandai menyembunyikan anganku. Mungkin.

Agatha, pulanglah. Aku masih menjadi rumah yang takkan pernah menutup pintu untuk melerai  penatmu.

One thought on “Kepada Agatha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s