Perempuan yang Selalu Manis dalam Ingatanku yang Terbatas.

Repihan remah-remah kenangan akan dengan pasti mengukirmu dalam ingatanku yang terbatas. Kamu, serta senyum itu dan sepasang sipit matamu adalah perihal manis, selalu lekat dalam juntai sulur-sulur pita warna merah jambu yang menghubungkanku pada barisan kenangan purba dan masa depan yang entah.

Aku tak pernah ingin menjadi kenangan yang bertandang dan lantas mati di hatimu atau bahkan di kepalamu. Bila kau tanyakan pada aksara-aksara yang berderet rapi dalam tulisan ini, ataupun pada puisi-puisi yang pernah kutulis untukmu, mereka akan meringkuk takut. Mereka takut menjadi kenangan yang mati dan menghantuimu. Takut menjadi perihal yang kau benci dan lupa kau hapus di lembar ingatanmu.

Biarlah. Biar aku saja yang mengambil peran mengingatmu. Sepanjang waktu berkenan menitipkanmu dalam ingatanku yang terbatas.

One thought on “Perempuan yang Selalu Manis dalam Ingatanku yang Terbatas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s