Catatan Pria (1)

Aku terbangun dari tidurku, dan benar saja semua hanya mimpi. Aku menatap kosong dinding-dinding di kamarku, dingin dan penuh dengan lembaran puisi usang tentangnya. Ini sungguh terlalu nyata, bahkan logikaku menolak mengatakan itu hanya sebuah mimpi bukan sebuah kenyataan. Aku mencintai seseorang yang takkan pernah terengkuh tanganku, sangat mencintainya.

Rekam jejak segala tentangnya tergurat dalam lembar-lembar puisi yang kugubah, lalu kutempel di dinding-dinding kamarku. Semuanya lengkap, dari sebuah titik asa, sampai pada sebuah penyadaran total serupa terbangun dari tidur dan menyadari semua yang telah terjadi tak ubahnya hanya sekadar mimpi-mimpi manis yang lekas menjadi pahit. Gadis itu terlalu elok untuk menjadi kenyataan dalam hidupku yang berantakan. Ya, seharusnya aku memahaminya dari awal, ini semua hanya sebuah permainan yang diciptakan Tuhan sang Maha pembolak balik hati. Dia memang pandai berkelakar dan begitu senang menggodaku. Ah, Tuhan, apakah kita seakrab itu?

Aku masih terpaku di tepi ranjangku. Mengamati dan menyapu ke seluruh penjuru kamar. Cuma kesepian dan keheningan jadi teman setia, teman yang beberapa waktu lalu kuabaikan nasihatnya. Kadang kita memang perlu mendapatkan pukulan yang teramat telak, untuk sebuah penyadaran total. Kita bukan siapa-siapa bagi orang lain, kita adalah harta bagi hati kita sendiri. Dan tak boleh orang lain merenggut kebahagiaan dari hidup kita, karena mereka belum tentu mau membagi kebahagiaannya bersama hidup kita. Begitu nasihat kesepian yang sering ia gumamkan di telingaku.

Aku terbangun dari tidurku, dan mendapati semua manis yang kucecap beberapa waktu lalu tak ubahnya hanya sekadar mimpi-mimpi yang datang dan pergi sesuka hatinya di antara malam-malamku. Tak lebih dari itu. Tak lebih…

One thought on “Catatan Pria (1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s