Kesepakatan

tumblr_m6k9b7YUWO1rqh9ino1_500

“Bagaimana aku harus mempertanggung-jawabkan perasaanmu yang kau jatuhkan padaku, sementara aku tak sekalipun pernah membuatmu bahagia. Dan bagaimana aku harus menyatakan pembelaanku pada semesta, sedangkan mereka tahu akulah orang yang paling sering membuatmu bersedih. Lelaki macam apa aku?!”

Aku tahu kau sering berucap demikian di dalam kepalamu. Aku tahu kegalauanmu dan seluruh ketakutanmu, ya aku tahu kau takut menyakitiku. Tapi dengan seluruh kecemasanmu akan kebahagiaanku, justru itu yang akan menyakiti aku. Kau tahu, dengan memilihmu aku telah mempertaruhkan seluruh bahagiaku. Akankah kau sia-siakan itu? Aku tahu, hidupku tak akan mudah bersama dengan hidupmu. Aku tahu, aku akan kerap merindukanmu, mungkin akan sampai menangis. Aku tahu. Tapi bisakah kali ini kau izinkan aku untuk barang sejenak mencemaskanmu? Aku mencemaskan seluruh kecemasanmu akanku. Bisakah kau menghargai pilihan-pilihanku hidup bersamamu, meski hidup kita takkan mudah?  Bisakah kau memahami hatiku adalah milikku sendiri, dan kau tak harus memepertanggung-jawabkan apa yang telah aku jatuhkan padamu?

Aku mencintaimu bukan barang sedetik-dua detik ini, aku mencintaimu telah ribuan detik. Pernahkah kau berpikir, bahwa tak ada yang lebih berarti di hidupku selain hidup berdekatan denganmu? Kalau kau bertanya lelaki macam apa kau di mataku; kau, kau lelaki yang membukakan mataku pada kehidupan. Dulu aku mengira hidup hanya sekadar berbagi tawa. Denganmu aku tahu, tawa tak lebih dari sekadar topeng penghias. Bukankah kau yang mengajariku, kesedihan tak akan membuatmu terpuruk, ia yang mengangkatmu dirimu dan menemukanmu pada hakikat hidup sebenarnya. Apakah kau telah lupa?

Kau tak perlu menyatakan pembelaanmu pada semesta, bagaimanapun kau akan tetap salah di mata mereka. Tetapi di mataku, kau kebenaran itu, kau yang mengantarkan mataku menuju cahaya. Kesedihan hanya fatamorgana di padang tandus kebahagiaan. Bisakah kau tetap menggenggam tanganku jauh lebih erat? Ajak aku tetap bersama hidupmu yang tak mudah itu, aku masih ingin menikmati detik hingga ribuan menit lagi. Dan tak usah hiraukan perkataan mereka, sebab aku telah memilihmu yang memilihku.

ILoveYou

One thought on “Kesepakatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s