Menolak Dilupakan

Kesepian dikekalkan waktu
Detik-detik menjalari sekujur tubuh. Beku
Kematian yang ditunggu hanya serupa senja sayu,
Singgah di jendela kayu lalu berlalu membawa bisu.

Bunda, kapan kepulangan tiba?
Aku merindukan sebuah perjalanan menuju titik cahaya.
Selasar mimpi kini tak lagi serupawan dulu, semua berwajah tanda tanya.
Aku telah dikekalkan kesepian, Bunda.
Dan musim-musim pembawa lupa pun telah sampai ke kepala-kepala mereka.

Lalu aku?

Bunda, kapan kepulangan tiba?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s