Puisi Cinta yang Konyol

Kekasihku yang konyol.
Kamu memang sering ngebanyol.
Meski kadang bikin dongkol.

Kusuruh kamu panggil tukang cendol.
Kamu malah makan jengkol.

Kekasihku memang tolol.
Kusuruh kamu panggil tukang sol.
Kamu malah beli daun kol,
lalu makan risol dan menghabiskan dodol.

Duh, kekasihku yang bahenol
herannya aku tetap kecantol.
Padahal aku sadar kamu tukang ngompol
dan nafasmu bau jengkol.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s