Karena Cinta Adalah Doa

Sebaris kata menjelma tanya. Pernahkah kamu bercerita tentang kita pada Tuhanmu, Tuhan kita dengan nama berbeda? Pernahkah kamu bertanya pada Tuhanmu, Tuhan kita, perihal cinta yang tumbuh di seberang keimanan?

Ketahuilah, kita sepasang tokoh utama dalam kisah-kisah picisan. Sementara cinta adalah skenario indah dituliskan Tuhan ‘tuk sempurnakan kehidupan. Dan segala rahasia yang kamu tanyakan akan tetap abadi

: Sebagai simbol keperawanan waktu.

Adalah kamu, gadis yang berumah dalam mimpi-mimpi saya. Setiap malam. Setiap sendiri. Saya pun berhutang padamu, tentang rindu yang selalu kamu tunggu di altarmu, tentang kamu yang tak bosan menjawab pertanyaan kosong saya dengan legit senyum kamu.

Nona, akankah kamu kembali dan membasuh peluh saya yang anyir di tiap relung singgah kembara? Sudahlah, saya tak mau membebatmu dengan pertanyaan-pertanyaan itu.

Andai saja perpisahan lebih indah dari pertemuan, akan saya dekap lebih lama airmata kamu, Nona. Lantas, saya rotasikan nama kamu dalam butiran tasbih saya, sementara kamu saya biarkan menggenggam nama saya di juntai rosariomu. Lalu kita berteriak di telinga Tuhan.

“Persatukan kami…!”

***

Esok jelanglah hari indah bersama pengantinmu, sayang. Di atas mazmur suci pengikat janji, di balik altar tempat biasa kamu merindukan saya, mendoakan saya.

Esok hari bahagiamu, sayang. Dengan lelaki yang ‘kan jadi punggung lain dari rasa cemasmu berpulang.

Karena cinta adalah doa, Saya selalu mendoakan kamu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s