Musim

untuk ieda teddy:

musim datang, musim pergi, musim tak pernah merenggut apapun darimu
ia hanya sejenak meminjam ingatan. dan lantas memberimu sejumput kenangan.
musim tak pernah membuatmu tua. senatiasa muda,
berpijak di bibirmu yang ayunan, yang membuatku seperti kanak.

musim tiba, musim berlalu, tapi ada yang menetap. impian.
ia tak perlu semi, untuk merekah. tak butuh gugur, untuk ranggas.
selama perawatnya bersukacita. tampaklah ia seperti edelweiss.

edelweiss tak pernah ada di lembah,
pun dengan impianmu, seharusnya tetap di pucuk puncak tertinggi hatimu.

musim datang, musim berlalu.
ia tak merenggut apapun darimu, selama impian masih edelweiss.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s